Warga Tangsel Tak Pakai Masker Didenda Rp 50 Ribu

  • Whatsapp
Ilustrasi corona. ANTARA FOTO-Yulius Satria Wijaya

WartaTangsel.co – Pemkot Tangsel memberlakukan denda bagi para pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Kamis (20/8/2020). Warga yang tidak mengenakan masker didenda Rp 50 ribu.

“Ini untuk membangun kesadaran masyarakat saat PSBB,” ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat dihubungi, Kamis.

Read More

Benyamin menjelaskan, uang denda yang didapat dari para pelanggar itu nantinya akan masuk ke pendapatan asli daerah.

Namun, pihaknya tak bermaksud mengumpulkan pendapatan asli daerah, melainkan meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita tidak bermaksud mengumpulkan pendapatan asli daerah dari sanksi ini, tapi kita capai adalah disiplin masyarakat,” katanya.

Selain menerapkan sanksi denda, Pemkot Tangsel sebelumnya sudah menerapakan sanksi sosial terhadap para pelanggar PSBB. Sanki itu mulai membersihkan fasilitas umum hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Makanya besarannya hanya Rp 50 ribu harapannya bisa membangun kesadaran masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot Tangsel telah memperpanjang masa PSBB selama 14 hari terhitung sejak tanggal 9 hingga 23 Agustus 2020, mendatang.

PSBB jilid kedelapan itu diambil dengan mempertimbangkan potensi penularan Covid-19 yang masih cukup tinggi.

Selain itu, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan baru mencapai 83 persen. Belum mencapai angka ideal yang ditargetkan, yakni 90 persen. (ya/kmp)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *