Pengakuan Sindikat Upal Tangsel, Belajar Lewat Internet Beli Bahan di Toko

  • Whatsapp
Ilustrasi

WartaTangsel.co – Polisi membekuk delapan sindikat pembuat dan pengedar uang palsu pecahan dolar Amerika USD dan rupiah di Kota Tangsel.

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanudin mengatakan, mereka berinisial MH, 37, AS, 62, AK,56, KK, 42, AH, 44 dan SM.

Read More

“Diamankan pertama kali oleh Polsek Ciputat Timur. Dari pengungkapan itu, Polsek Pamulang kemudian mengamankan pelaku OG,50 dan pelaku RR,52 yang diamankan Polsek Serpong,” kata dia dalam keterangan pers, Senin 8 Februari 2021.

Kapolres menerangkan, pengungkapan oleh Sat Reskrim Polres Tangsel dan polsek jajaran itu, merupakan satu jaringan dari tiga kelompok berbeda di wilayah Ciputat, Pamulang dan Serpong.

Dari pengungkapan itu, polisi menyita 1.526 lembar uang pecahan 100 USD dan 15 lembar uang pecahan Rp 100.000 palsu.

Kapolres menegaskan, sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan dari pengungkapan kasus tersebut. Dia menerangkan, uang palsu itu belum sempat diedarkan oleh para pelaku.

“Untuk Rupiah palsu direncanakan akan diedarkan di wilayah Tangerang Raya dan Dollar ini di mana saja. Tapi belum ada yang diedarkan,” ucap dia.

Dari keterangan pelaku, uang pecahan 100 USD palsu dalam satu gepok dijual seharga Rp20 juta. Pelaku, kata Kapolres dalam keterangannya, mengaku mempelajari pembuatan upal dari internet

“100 lembar dijual 20 juta. Belajar di internet dan bahan baku dari toko toko,” jelas dia.

Atas perbuatannya tersebut, para tersngka disangkakan pasal 244 245 KUHP jo pasal 36 ayat 3 UU RI nomor 7 tahun2011 tentang mata uang dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.(Medcom)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *