Biar Jera, Pelanggar Prokes di Tangsel Dihukum Berdoa di TPU Jombang 

  • Whatsapp
Ilustrasi. Istimewa

WartaTangsel.co – Pemkot Tangsel serius mengatasi meningkatnya angka ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran COVID-19. Salah satu caranya hukuman berdoa di TPU Jombang khusus pasien COVID-19.

“Maka pelanggar protokol kesehatan akan disanksi untuk berdoa di TPU Jombang,” kata Sekretaris Satpol Pamong Praja Kota Tangsel, Oki Rudianto, Jumat (1/1/2021).

Read More

Oki mengatakan, opsi hukuman itu merupakan inisiatif Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diminta punya terobosan baru dalam memberlakukan sanksi sosial terhadap pelanggar prokes.

Model sanksi tersebut, menurutnya, sesuai arahan Wakil Wali Kota Benyamin Davnie. Sebab jika didenda uang Rp50 ribu terlalu kecil dan tidak memberikan efek jera bagi warga pelanggar.

“Biar mereka bisa melihat sudah banyak atau tidak korban covid,” terang Oki.

Mau baca berita tanpa iklan? Download IDN App, Gratis!

Sebelumnya diberitakan, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Wawako Tangsel), Benyamin Davnie, mengakui kasus kematian akibat COVID-19 per hari sudah mencapai tiga orang. Sebanyak 22 rumah sakit swasta untuk merawat pasien tanpa gejala pun sudah 91 persen terisi.

“Tingkat kepatuhan masyarakat 76,78 persen. Merosot lagi,” ungkapnya, Kamis (30/12/2020).

Satgas COVID-19 terang Benyamin diperintahkan turun ke lapangan lagi. Petugas diminta mendorong warga agar lebih sadar jika kedisplinan terhadap protokol kesehatan (prokes) menjadi kepedulian semua pihak.

Ia juga sudah meminta berbagai kelompok masyarakat melalui grup WhatsApp selalu disiplin terhadap 4M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Kita prihatin. Wali Kota sudah instruksikan setiap OPD ada tiga orang satgas di internal OPD masing-masing,” terang Benyamin.(YA/IDN) 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *